Juknis Jambore PAUD-NI 2012

Kontingen Kaltim Pada Jambore PAUD NI 2011

Program pemberian penghargaan Jambore PTK PAUDNI yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2007, kini bertajuk “Apresiasi bagi PTK PAUDNI Berprestasi”. Puncak kegiatan tingkat nasional direncanakan berlangsung pada tanggal 8 sampai dengan 13 Juli 2012 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. Terdapat 12 jenis lomba perorangan dan 2 jenis lomba kelompok. Kegiatan ini diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi dan nasional.

Kegiatan apresiasi bagi PTK PAUDNI berprestasi ini merupakan ajang untuk menggelar karya terbaik yang dikompetisikan mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasiona, sekaligus untuk membangun semangat persahabatan, persatuan dab kesatuan bagi PTK PAUDNI yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Kasubdit PTK Kursus dan Pelatihan, Abubakar Umar, M.Pd., kegiatan Apresiasi bagi PTK PAUDNI Berprestasi ini bertujuan (a) memberikan penghargaan terhadap PTK PAUDNI yang dinilai memiliki prestasi yang inovatif dalam bidang program PAUDNI, (b) meningkatkan mutu pembinaan PTK PAUDNI melalui pengembangan kreativitas dan inovatif melalui lomba, olahraga dan seni, (c) menumbuhkan motivasi kepada PTK PAUDNI agar senantiasa meningkatkan mutu dalam melaksanakan tugasnya, (d) menyebarluaskan hasil karya PTK PAUDNI sebagai acuan untuk meningkatkan mutu PTK PAUDNI dan layanan program PAUDNI, dan (e) memberikan umpan balilk dalam rangka meningkatkan mutu pembinaan dan pengembangan karier PTK PAUDNI.

Adapun jenis lomba perorangan adalah:

  1. Pendidik PAUD (TPA/KB/TK/SPS), dengan tema pendekatan pembelajaran multi talenta untuk anak usia dini,
  2. Pengelola PAUD (TPA/KB/TK/SPS), dengan tema pengelolaan PAUD (TPA/KB/TK/SPS) terpadu
  3. Instruktur Tata Rias Rambut, dengan tema teknik pembelajaran penataan sanggul masing-masing daerah,
  4. Instruktur Hantaran Pengantin, dengan tema teknik pembelajaran pembuatan hantaran daerah yang dimodifikasi untuk pengantin,
  5. Instruktur Kursus Tata Busana, dengan tema teknik pembelajaran menjahit busana nasional wanita dengan sentuhan daerah,
  6. Instruktur Kursus Seni Tari, dengan tema teknik pembelajaran seni tari tradisional,
  7. Instruktur Kursus Keterampilan Merangkai Bunga, dengan tema teknik merangkai bunga dan desain floral,
  8. Instruktur Kursus Komputer, dengan tema pembuatan media pembelajaran animasi pendidikan karakter bagi anak usia dini,
  9. Pengelola Kursus dan Pelatihan, dengan tema inovasi pemasaran lembaga kursus dan pelatihan tentang program dan lulusan kursus,
  10. Pamong belajar P2PNFI/BPPNFI/BPKB/SKB, dengan tema pembuatan media pembelajaran interaktif bagi anak usia dini,
  11. Penilik dengan tema metode pelaksanaan pembimbingan terhadap PTK PAUDNI dalam penyelenggaraan program PAUDNI
  12. Pengelola PKBM dengan tema strategi pengembangan jejaring kerja untuk pengembangan kemandirian pengelolaan PKBM.

Adapun dua jenis lomba kelompok adalah (1) paduan suara, dan (2) senam sajojo. Lomba kelompok diikuti oleh 12 peserta lomba perorangan.

Tahun ini nominal hadiah untuk juara perorangan dan kelompok mengalami peningkatan yang signifikan. Juara pertama tingkat nasional akan memperoleh hadiah sebesar Rp. 20 juta, juara kedua sebesar Rp. 15 juta, juara ketiga sebesar Rp. 10 juta, juara harapan I sebesar Rp. 8 juta dan juara harapan II mendapatkan hadiah sebesar Rp. 7 juta.

Anda PTK PAUDNI dan ingin karyanya untuk dikompetisikan? Silahkan menghubungi Dinas Pendidikan provinsi dan atau kabupaten/kota setempat

Download Juknis Jambore DISINI

Download Juknis Penilaian  Jambore Lengkap DISINI

20 Peserta Ikuti Pelatihan Menjahit Songkok Adat Kutai.

TENGGARONG ? Dalam Menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal memiliki keahlian dan mandiri serta untuk melestarikan budaya daerah  , Jumat (18/8/2011 ) bertempat di Pusat Kegiatan belajar Masyarakat Putri Karang melenu ,sekitar pukul 10.30 WIB mengukuhkan sebanyak 20 peserta pelatihan Menjahit  Pembuatan Songkok Adat Kutai yang dikemas dalam bentuk acara wisuda peserta.
Pelatihan menjahit yang bekerjasama dengan STIE Kutai Kartanegara  tersebut dilaksanakan di sekretariat PKBM Jl,   Yos sudarso 27 Loa Kulu , dan pada acara penutupan dihadiri oleh Dewan Pembina PKBM Kutai Kartanegara Awang Yacoub Luthman yang juga sebagai Ketua DPR Kukar tokoh masyarakat dan undangan lainnya .

Ketua  Panitia Syaiful Anwar, dalam laporannya pelatihan dilaksanakan selama satu minggu ,dengan adanya pelatihan ini ke depan dapat terlaksana secara terus menerus disamping manfaatnya sangat banyak dan dapat juga sebagai modal dalam membuka usaha. “Dari pelatihan tingkat dasar ini kedepan dapat lebih ditingkatkan serta dapat menciptakan karya?karya khas daerah Kutai ,” harap syaiful
“Untuk pelatihan jahit tingkat dasar ini dimulai dari tanggal 12 sd 18  Agustus 2011” tambahnya

Sementara itu Dewan Pembina PKBM Kutai Kartanegara Awang Yacoub Luthman dalam sambutannya mengatakan PKBM sebagai lembaga pendidikan Non Formal diharapkan dapat mengejawantahkan praktik kewirausahaan dalam pengelolaan pendidikan. Dengan demikian, warga belajar diharapkan memiliki kompetensi wirausaha yang diperoleh selama proses pendidikan.

Pada saat yang sama, lembaga PKBM mampu mengupayakan sumber pendanaan secara mandiri melalui pendirian dan pengembangan inkubator bisnis dan  bisnis tersebut diharapkan menjadi pemicu kemandirian lembaga, khususnya dalam pembiayaan operasional pendidikan, tanpa selalu menggantungkan subsidi penyelenggaraan dari pemerintah.

Lebih lanjut Awang mengingatkan bahwa  untuk menjalankan budaya kewirausahaan memang tidak mudah, banyak hambatannya terutama sumber daya manusia. Selanjutnya jejaring kemitraan juga turut menjadi penghambat dalam mengembangkan kewirausahaan. Untuk mengatasi permasalahan yang timbul maka PKBM Putri Karang Melenu diharapkan dapat membuat pusat kewirausahaan masyarakaat dengan berbasis potensi lembaga.

Selanjutnya Dewan  Pembina PKBM Putri Karang Melenu Awang Yacoub Luthman menyerahkan  bantuan berupa mesin jahit sebanyak 20 unit, perlengkapan computer dan memberikan parsel kepada peserta pelatihan pembuatan songkok adat kutai yang sebagian besar warga belajar Keaksaraan fungsional ( KF ).

Rakor PNFI Kukar Dengan Organisasi Mitra

TENGGARONG- Pada hari Sabtu 30–31 JuLI 2011 Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara mengadakan Rapat Koordinasi Pendidikan Nonformal danInformal dengan organisasi mitra di Hotel Elizha Jl.Naga Tenggarong. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara Dr.Ir Hermawan,M.Si.Rakor diikuti sebanyak 75 orang peserta dari unsur  organisasi mitra PTK-PNFI terdiri Kepala Pusat Kegiatan belajar Masyarakat(PKBM), tutor PAUD,Keaksaraan dan Kesetaraan , pengembang PAUD di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Acara Rapat Koordinasi diawali dengan laporan ketua panitia oleh Kabid  PNFI,PAUD dan Kejuruan H.Bahransyah yang menyampaikan tentang maksud dan tujuan dilaksanakannya Rapat Koordinasi Pendidikan Nonformal dan Informal dengan organisasi Mitra. Rakor ini dilaksanakan sebagai upaya untukmeningkatkan koordinasi antara pemangku kepentingan (stakeholder) baik tingkat Kabupaten daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan PNFI terhadap masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya mengatakan bahwa diakuainya masih belum maksimalnya peran lembaga PKBM dalam menyelenggarakan penyelenggaraan program PAUD NI,dan masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang program atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Lebih lanjut Kepala Dinas mengharapkan melalui Rapat Koordinasi Pendidikan Non Formal danInformal nantinya dapat menyamakan persepsi dalam mengembangkan dan merealisasikan program kerja sub bidang Pendidikan Nonformal dan Informal.

“Melalui Rakor ini saya harapkan nantinya dapat menyamakan persepsi diantara kita “ pinta Hermawan.

Selain itu peserta rakor nantinya dapat mengevaluasi kinerja tertama di PKBM,meletakkan kerangka lembaga PKBM serta meningkatkan wawasan pengetahuan dan pengalaman pengelola PKBM.

Narasumber terdiri dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat ,Kemendiknas Hamzah Hakim,S.Pd.M.Pd, Dinas Pendidikan Propinsi Kalimantan Timur dan Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Wamendiknas Resmi Tutup Jambore 1000 PTK PAUDNI

MATARAM-Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Prof. Dr Fasli Jalal secara resmi menutup Jambore 1000 PTK PAUDNI (Pendidik dan tenaga kependidikan – Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal)  tingkat nasional tahun 2011, pada malam Penganugerahan PTK PAUDNI Berprestasi tahun 2011, di Auditorium Yusuf Abu Bakar Kompleks Universitas Mataram, Senin (18/7/2011).

Fasli Jalal mengatakan, Jambore 1000 PTK PAUDNI tingkat nasional tahun 2011, merupakan media untuk saling berbagi, saling belajar dan saling menunjukkan kebolehan dalam membangun semangat kebersamaan dan mencari terobosan didalam mencerdaskan anak bangsa.

Para pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini adalah orang-orang terpilih yang menjangkau anak-anak yang sedang berada pada fase usia emas, yang sangat menentukan masa depan bangsa.

“Kita akan menjangkau 28 juta anak kita. Kalau satu tenaga pendidik PAUD saja melayani 10 orang berarti kita butuh 2,8 juta pendidik dan tutor pendamping anak usia dini kita. Itu jumlah yang luar biasa,”ujarnya.

Wamendiknas berharap, kedepan juga dapat diselenggarakan berbagai lomba gebyar pendidik dan tenaga kependidikan di tingkat provinsi.  Kegiatan tersebut dengan melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan PAUDNI yang berasal dari berbagai desa, kecamatan dan kabupaten/kota.

Fasli Jalal mengungkapkan, Provinsi NTB merupakan provinsi pertama di luar jawa yang berani menjadi tuan rumah Jambore 1000 PTK PAUDNI. Keberhasilan kali ini, diharapkan dapat menjadi kesan manis untuk meneruskan perjuangan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur NTB Ir. H. Badrul Munir, MM, Dirjen PTK PAUDNI Hamid Muhammad, Kadispora Provinsi se-Indonesia, dan seluruh peserta Jambore 1000 PTK PAUDNI dari 33 Provinsi di Indonesia.

Pada Jambore 1.000 PTK PAUDNI tingkat nasional tahun 2011 yang digelar di Mataram ini, juara umum diraih oleh PTK PAUDNI dari Jawa Tengah. Untuk peringkat II direbut Provinsi DI Yogyakarta, peringkat III Provinsi Sumatera Barat, peringkat IV Provinsi NTB, dan peringkat V oleh Provinsi Bali.

Peringkat Juara Kontingen Kaltim di Jambore PAUDNI 2011

Hasil cukup memuaskan diperoleh kontingen Kaltim dalam Jambore PAUDNI tingkat Nasional di Mataram, Nusa Tenggara Barat tahun 2011 ini. Pasalnya tahun ini prestasi kontingen Kaltim mengalami peningkatan dibanding tahun 2010 secara kualitas. Terbukti Kontingen paduan suara Kaltim berhasil menyabet juara 2 lomba paduan suara dalam jambore PAUDNI 2011 ini dan hanya dikalahkan oleh Juara bertahan dari kontingen paduan suara Sulawesi Utara (Manado). Selain itu untuk Lomba karya Nyata Tutor PAUD Kaltim menyabet juara 3 yg di wakili Muhammad Askar dari Nunukan, serta sekitar 8 peserta lainya masuk 10 besar.

Berikut Peringkat Juara Kontingen Kaltim dalam Jambore PAUDNI dalam 10 besar :

- Juara 2 Lomba Kelompok : Paduan Suara
- Juara 3 Lomba Karya Nyata : Tutor PAUD, a.n. Muhammad Askar dri Nunukan
- Juara 5 Lomba Karya Tulis Ilmiah : Inovasi Mobil Pintar, a.n. Dwi Ariani dri Balikpapan
- Juara 6 Lomba Karya Nyata : Pengelolaan PAUD Terpadu, a.n. Nurdaniati – Bontang
- Juara 8 Lomba Karya Nyata : Pengelola PKBM a.n. Ludiah Liling-Bulungan
- Juara 8 Lomba Instruktur Seni Tari a.n. Catur Dewi Kusuma-Bontang
- Juara 8 Lomba Instruktur Seni Musik, a.n. Mulyadi-Bontang
- Juara 9 Lomba Karya Tulis Ilmiah : Penilik a.n. Bukhori – Kukar
- Juara 9 Lomba Instruktur Senam Aerobik, a.n. Haravanty-Kutim
- Juara 10 Lomba Karya Tulis Ilmiah : Pamong Belajar, Purwaningsih Larasanti-Samarinda

Sementara itu penutupan Jambore PAUDNI 2011 di Mataram ini di tutup dengan diselenggarakanya Malam anugerah PAUDNI Berprestasi dan berlangsung semarak yang dimeriahkan dengan berbagai macam pertujukan seni dan panggung hiburan. Acara semakin semarak dengan hadirnya Udin Sedunia dan Zul KDI.

Dalam acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari Kementerian Pendidikan kepada Pemerintah Provinsi NTB, untuk pengembangan pendidikan anak usia dini, formal dan non formal senilai Rp 4,8 miliar lebih yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Ir.H.Badrul Munir, MM.

Wakil Menteri Pendidikan RI, Fasli Jalal, dalam sambutannya mengajak semua praktisi pendidikan untuk bisa meningkatkan kualitas pengajaran dan pendidikan yang diberikan kepada anak Indonesia. Ia merasa optimis dengan adanya kesungguhan dari para tenaga pengajar dengan dukungan pemerintah daerah setempat, maka pendidikan  yang layak bagi 240 juta anak yang ada di seluruh Indonesia bisa tercapai.

“Kita harapkan akan terus ada terobosan bagi pelayanan pendidikan anak usia dini, kita upayakan sekitar 240 juta anak di Indonesia bisa mendapatkan pendidikan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fasli Jalal juga mengaku salut dengan penyelenggaraan Jambore 1000 PTK PAUDNI yang diselenggarakan pemerintah Provinsi NTB. Ia berharap setelah acara tersebut akan mampu mendorong kemajuan dalam pelayanan pendidikan di Indonesia.

“Mudah-mudahan ini membawa kesan manis, untuk bisa berbuah manis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,”harapnya.

Pembukaan Jambore 1000 PTK – PAUDNI di Mataram Berlangsung Meriah

Pic. Pemukulan Beduk Tanda Pembukaan Jambore PAUDNI 2011

MATARAM – Pembukaan Jambore 1000 Pendidik dan Tenaga Kependidikan – Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan nonformal dan informal (PTK – PAUDNI) tingkat nasional yang digelar di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, pada Kamis (14/7/2011), berlangsung meriah.

Ribuan masyarakat dan peserta jambore memadati halaman Kantor Gubernur yang berada di pusat Kota Mataram ini. Berbagai kesenian daerah seperti Gendang Beleq, Tari Rodat, Gule Gending dan Marching Band turut memeriahkan upacara pembukaan jambore tingkat nasional ini.

Pembukaan Jambore 1000 PTK – PAUDNI ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi bersama-sama Dirjen PAUDNI Kementerian Pendidikan Nasional Dr Hamid Muhammad, didampingi Wakil Gubernur Ir H Badrul Munir, Walikota Mataram H Ahyar Abduh dan Bupati Sumbawa Drs H Jamaludidn Malik.

Sebelum upacara pembukaan, acara diwarnai dengan pawai yang diikuti oleh seluruh peserta jambore PTK – PAUDNI yang berasal dari 33 provinsi se – Indonesia. Pawai juga dimeriahkan dengan keikutsertaan anak-anak usia dini dari PAUD se – Kota Mataram, yang seluruhnya menggunakan pakaian adat.

Pawai diawali dengan penampilan Marching Band Pelajar, yang diikuti oleh 15 pemuda – pemudi pembawa Bendera Merah Putih. Kemudian, secara berurutan peserta jambore insan PTK-PAUDNI dari 33 provinsi se-Indonesia ini juga berdeville dengan menampilkan adat budaya daerahnya masing-masing.

Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Jambore PTK-PAUDNI memiliki arti penting utamanya bagi para pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini untuk bertukar pengalaman dan gagasan.

“Dengan bertukar pengalaman dan gagasan, diharapkan ada kesatuan visi sehingga pendidikan anak usia dini di Indonesia di masa mendatang bisa lebih baik lagi,” ujar gubernur.

Dikatakannya, PAUD merupakan tahapan pendidikan yang sangat penting bagi pendidikan anak usia dini. Apa yang dilakukan para pendidik, lanjut gubernur,  merupakan kontribusi nyata untuk membangun generasi Indonesia yang lebih baik.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga H. L. Syafi’i melaporkan, Jambore 1000 PTK-PAUDNI akan berlangsung dari 14 – 19 Juli 2011, dan diikuti oleh 33 provinsi se-Indonesia. Jambore merupakan yang ke – 5 dan untuk pertama kalinya yang dilaksanakan di luar Pulau Jawa.

Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti berbagai perlombaan berjumlah 462 orang. Untuk peserta didik yang mengikuti diklat, rakor, sosialisasi dan workshop sejumlah 460 orang. Penggembira 300 orang, panitia, juri dan pendukung acara 400 orang.

Syafi’i menambahkan, pelaksanaan kegiatan LKN, LKT, olahraga dan seni dilaksanakan di Asrama Haji dan LPMP Provinsi NTB pada 14 – 19 Juli 2011. Sedangkan gebyar malam anugerah PTK-PAUDNI berprestasi akan di gelar di Auditorium Yusuf Abu Bakar Kompleks Universitas Mataram.

Kukar Wakili Kaltim Lomba Karya Tulis Ilmiah Tk Nasional

TENGGARONG,Kabupaten Kutai Kartanegara  berhasil meloloskan seorang putra terbaiknya ke ajang Jambore 1000 PTK Paud NI (Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, Dan Informal ) 2011. Kegiatan Jambore secara Nasional akan dilaksanakan dari tanggal 13 – 19 juli 2011 yang dipusatkan di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kabid PAUD NI dan Kejuruan Disdik Kabupaten Kutai Kartanegara, H.Bahransyah  mengatakan Kabupaten Kutai  berhasil meloloskan Bukhori S,Pd sebagai peserta terbaik bidang kategori KTI Penilik  Paud NI dari 14 cabang perlombaan. Kegiatan seleksi tingkat Provinsi sendiri telah dilaksanakan pada tanggal 13-15  Juni 2011 di Samarinda.

Bahransyah  menambahkan  peserta dari Kutai Kartanegara tersebut sudah mengikuti TC,  dikarantina dari tanggal 16 Juni sampai 25 Juli 2011 di UPTD-PKB Provinsi Kalimantan Timur  untuk mendapat pengarahan dan pemberian berbagai materi pelajaran serta keterampilan. “Saat ini  bergabung bersama pemenang juara pertama provinsi sesuai dengan cabang yang diikuti  lainnya berjumlah  14 orang tersebut akan mewakili Kalimantan Timur  sebagai Guru PAUD (TPA/KB/SPS), Pengelola PAUD (TPA/KB/SPS), Pengelola PKBM , Pengelola TBM , Pamong Belajar SKB & BPKB, Penilik, Pengelola Kursus, Instruktur Kursus Seni Tari, PTK PAUD NI, Tutor Pendidikan Keaksaraan, Instruktur Senam, Instruktur Tata Rias, Instruktur Seni Musik, Pengelola Program PAUD NI.

Bukhori,S.Pd Saat ditemuai  menyampaikan rasa bangga karena telah berhasil maju ketingkat Nasional mewakili  Kalimantan Timur  sekaligus Kabupaten Kutai Kartanegara. Penilik asal Kecamatan Sangasanga ini mengatakan dirinya akan berusaha sebaik mungkin dalam mempersiapkan kegiatan Jambore PTK Paud NI mendatang dengan bercermin pada pengalaman seleksi tingkat Provinsi, bersyukur karena telah mendapat pengalaman baru dalam dunia Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Kepala Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Hermawan melalui Kabid Paudni dan Kejuruan H.Bahransyah  menyampaikan apresiasi atas keberhasilan membawa nama Kabupaten Kutai Kartanegara  mewakili Provinsi Kalimantan Tinur  dalam lomba Jambore 1000 Paud NI 2011 di tingkat Nasional. Diharapkan dapat mempersiapkan diri secara lebih matang dalam menghadapi kegiatan Jambore nantinya. “Berbagai kendala dan kelemahan yang ditemui dalam seleksi ditingkat sebelumnya agar dapat ditangani dengan lebih baik”, imbuhnya.

Jambore PAUDNI Kaltim 2011: Bontang Juara Umum

Picture: Pemenang LKN Pengelola PAUD - Pengelolaan PAUD Terpadu

Setelah berjuang selama sehari, akhirnya peserta Jambore PAUDNI 2011 dapat bernafas lega dan ada juga sih yang terlihat kecewa, tapi namanya juga lomba ada yang menang dan ada yang kalah, dan tahun ini masih tak berbeda dengan tahun lalu, Kontingen dari Kota Bontang kembali menjadi Juara Umum dengan perlolehan Juara 1 sebanyak  6 cabang lomba. Sedangkan Kabuapten kota yang lain puas di urutan berikutnya.  Menurut ketua Panitia Jambore PAUDNI, bahwa hasil yang ada merupakan hasil murni dan fear dan tidak dapat diganggu gugat, sebab telah di nilai ole juri yang berkompeten dan  professional, sehingga tidak ada yang namaya peserta di menangkan.

Berikut ini pemenang-pemenang jambore PAUDNI 2011  dari peringkat  1 s/d 3. Adapun yang akan mewakili Kaltim di jambore tingkat Nasional nanti hanyalah Juara 1 saja.

Masing-masing pemenang berhak memperloleh hadiah Uang pembinaan sebesar: Juara 1  : Rp. 15 Juta, Juara 2:  Rp. 10Jt dan Juara III sebesar Rp.5 Jt.

1. LKN  Tutor PAUD – Penerapan Pendidikan Karakter
Juara I  = Muhammad Askar (Nunukan)
Juara II  = Sitti Khadijah (Bontang)
Juara III = Oktaviani Rahmatina (Balikpapan)

2. LKN Pengelola PAUD – Pengelolaan PAUD Terpadu
Juara I  = Nurdaniati (Bontang)
Juara II  = Slamet (Samarinda)
Juara III = Isnawati (PPU)

3. LKN Pengelola TBM
Juara I    = Sri Rahayu (Samarinda)
Juara II  = Kusmiati  (Bontang)
Juara III  = Lilik Suryani (Bulungan)

4. LKN Tutor Keaksaraan
Juara I    = Karlonius (Bulungan)
Juara II  = Yulianti (Balikpapan)
Juara III  = Yuni (Bontang)

5. LKN Pengelola PKBM
Juara I    = Ludia (Bulungan)
Juara II  = Ngadirin (Samarinda)
Juara III  = Heroson (Nunukan)

6. LKTI Pamong Belajar SKB
Juara I    = Purwaningsih Larasanti (Samarinda)
Juara II  =  Marsiyem (Berau)
Juara III  = Siti Mubarokah (Balikpapan)

7. LKTI Pengelola Kursus
Juara I    = Fatmawati (Bontang)
Juara II  = Weno (Balikpapan)
Juara III  = Supomo Catur (Samarinda)

8. LKTI Pengelola Program PAUD-NI
Juara I    = Dwi (Balikpapan)
Juara II  = Darmiah (Nunukan)
Juara III  = Purwaningsih (Bontang)

9.  LKTI Penilik
Juara I  = Bukhari (Kukar)
Juara II  = Muhammad Sipi (Balikpapan)
Juara III = Riyadi (Bulungan)

10. Instruktur Seni Tari
Juara I    = Catur Dewi Kusuma (Bontang)
Juara II  = Kusworo (Nunukan)
Juara III  = Alfiana (Samarinda)

11. Instruktur Seni Musik
Juara I  = Mulyadi (Bontang)
Juara II  = Widagdo (Samarinda)
Juara III = Sugeng (Kutim)

12. Instruktur Tata Rias Pengantin
Juara I    = Lutfiana Solichah (Bontang)
Juara II  = Isnawati (Samarinda)
Juara III  = Deviana Yupita (Paser)

13. PTK PAUD-NI = Media Pembelajaran Berbasis Lingkungan
Juara I    = Wuri Hartanti (Bontang)
Juara II  = Arliani (PPU)
Juara III  = Bernadeta (Balikpapan)

14. Instruktur Senam Aerobik
Juara I  = Haravanti (Kutim)
Juara II  = Indah K (Bulungan)
Juara III  = PPU

PTK -PNFI Kukar Ikuti Jambore Tingkatkan Kompetensi

Kadisdik Kukar DR.Ir Hermawan Saat melepas peserta Jambore PTK PAUD NI Tahun 2011TENGGARONG, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara  kembali ambil bagian menjadi salah satu peserta Jambore Peningkatan Tenaga Kependidikan “ Pendidikan Non Formal (PTK-PNF) Tingkat Provinsi Kalimantan imur, yang akan berlangsung di Swiss Belhotel Borneo Jl Mulawarman Samarinda 13 sd 15  Juli 2011.

Jambore PTK-PNF adalah sebuah kegiatan dalam bentuk berbagai jenis lomba perorangan yang bermaterikan pendidikan non formal yang bertujuan meningkatkan kebersamaan dalam meningkatkan kualitas kerja dan profesionalisme dengan semangat kompetitif yang sportif dan bersahabat bagi PTK-PNF. Kegiatan yang diselenggarakan oleh BPKB PNFI Prov. Kaltiml, seperti diantaranya Pendidik PAUD, Tutor Keaksaraan , Pengelola PKBM, TBM, Pengendalian Mutu Penyelenggaraan PAUD ,Pengelola PAUD NI dan Pengelola Kursus,  Senam dan Tata Rias, dan lainnya.

Kabupaten  Kutai Kartanegara  rencananya akan berpartisipasi dalam mengikuti semua kegiatan/jenis lomba yang ditawarkan pihak penyelenggara,

Kontingen Jambore PTK-PNFI Kukar dilepas langsung Oleh Kadisdik Kukar DR.Ir Hermawan berlangsung  di ruang rapat kantor disdik Kukar.

Dalam sambutannya Kadis DR.IR.Hermawan didampingi Kabid PNFI H.Bahransyah SE,M.Si dan Kasubid PNFI Saipul Anwar S.Pd mengatakan,keikutsertaan Kukar ke even Jambore PTK PNFI di Kaltim ,salahsatu implementasi sekaligus wujud dari Disdik Kukar terhadap program kerja dalam upaya meningkatkan sekaligus mengembangkan kualitas SDM yang ada di Kukar.

“Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi sekaligus wujud dari komitmen Kabupaten Kukar, terhadap program kerja dalam upaya meningkatkan sekaligus mengembangkan kualitas SDM yang ada di Kukar  terutama bagi PTK PNFI ,” tandasnya.

Selain itu Hermawan  juga mengatakan, kegiatan-kegiatan itu bagi kami di pandang sangat penting untuk dilakukan, karena setiap insan manusia memiliki hak, kesempatan serta kewajiban untuk berprestasi dan berkreasi mengembangkan potensi dan talenta, sehingga dapat menunjukan eksistensai pribadi, keluarga, daerah dan bangsa.

Selanjutnya  juga berpesan kepada seluruh  kontingen Jambore PTK-PNFI  agar dapat saling bekerja sama menjaga nama baik perorangan dan a nama baik Kutai Kartanegara manfaatkan even ini dengan maksimal.

”tetap menjunjung tinggi sportivitas kita, menjalin rasa persaudaraan, memperluas hubungan persaudaraan sesama para peserta  dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. berupaya dapat bertukar informasi yang bernilai dalam kompetensi ini sehingga nantinya dapat dijadikan proses pembelajaran didalam mempersiapkan kegiatan-kegiatan selanjutnya, semoga para peserta Jambore  Disdiki Kukar  benar-benar dapat memanfaatkan kegaiatn ini.”

Pelatihan Asesor BAN PNF Tingkatkan Kompetensi Asesor PNF

Dalam rangka pengkatan kompetensi asesor akreditas pendidikan nonformal yang ada di Indonesia, maka pada tanggal 19 s/d  22 Mei 2011, Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Nonformal  menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Asesor Akreditasi Pendidikan Nonformal, di hotel Salak Bogor.

Pelatihan kali ini selain untuk  peningkatan kompetensi  para asesor juga bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi Asesor Muda yang akan menjadi Asesor Madya  Akreditasi PNF.  Acara dibuka secara langsung oleh Dirjen PAUDNI  Hamid Muhammad, Ph.D. Dan dihadiri 100 orang asesor dari seluruh Indonesia.

Ada beberapa catatan yang menjadi perhatian dalam pelatihan kali ini, yaitu :

  1. Tidak ada lagi sistem tunda dalam proses akreditasi bagi lembaga nonformal , yang mana bila dahulu lembaga pendidikan nonformal yang mengajukan akreditasi ke BAN PNF  akan mendapatkan status tunda bagi lembaga nonformalnya yang dianggap belum memenuhi syarat akreditasi, namun saat ini setelah proses assment maka BAN PNF akan menyatakan lembaga yang di assesment Terakreditasi dan Tidak Terakreditasi , dan wajib mengulang kembali dari awal bagi lembaga yang belum terakreditasi.
  2. Bagi lembaga pendidikan nonformal yang mengajukan proses akreditasi harus diusulkan satu paket, antara akreditasi program pendidikan dan juga akreditasi  satuan pendidikanya, sehingga saat ini BAN PNF tidak lagi menerima akreditasi secara parsial dimana sebelumnya lembaga pendidikan nonformal dapat mengajukan hanya program pendidikanya saja dahulu baru lembaganya.

Selain bebrapa catatan di atas para peserta pelatihan juga dibekali beberapa materi lain yaitu antara lain asesor dilatih untuk dapat Merencanakan kegiatan visitasi akreditasi PNF, Melaksanakan kegiatan akreditasi PNF, Menilai hasil akreditasi PNF, membantu melaporkan hasil akreditasi PNF.

Dari Kiri ke kanan: Rifyanto Bakrie SIP, Kasiyem SP.d, Sri Ningsih S.Pdi, Sugito MPd, Masdudi SP.d, MM.

Dalam pelatihan tersebut  Asesor dari  Kaltim diwakili 5 orang yaitu Sri Ningsih S.Pdi, Sugito MPd, Masdudi SP.d,  Mm. Kasiyem SP.d, Rifyanto Bakrie SIP yang kesemuanya di undang secara langsung oleh BAN PNF.

Dimana masing-masing asesor yang di kirim telah memenuhi beberapa persyarakat untuk menjadi asesor madya sesuai dengan aturan dari BAN PNF yaitu antara lain

  1. Asesor Muda, Kualifikaso pendidikan S1 dan DIV
  2. Minimal telah 5 kali melakukan visitasi akreditasi
  3. Diutamakan yang pernah melakukan  desk assesment
  4. Memiliki portofolio yang relevan
  5. Asesor tidak bermasalah

Diknas Bontang Selenggarakan Jambore PAUD-NI 2011

Untuk menetukan siapa yang bakal mewakili Kota Bontang dalam Jambore PAUD-NI 2011 tingkat Provensi Kaltim awal bulan Juni 2011, Dinas Pendidikan Kota Bontang pada tanggal 10 s/d 12 Mei menyelenggarakan Jambore PAUD-NI tingkat Kota Bontang.

kegiatan ini selain sebagai ajang mengasah kemampuan para pendidik pendidikan non formal juga dijadikan media untuk unjuk gigi bagi para peserta dalam mengaplikasikan ilmunya di lapangan selama ini. dan tahun ini tidak seperti tahun kemarin ada beberapa cabang lomba di tiadakan dan diganti dengan cabang lomba yang baru  dan ada pula cabang lomba yang tetap dilombakan dengan format tahun sebelumnya, seperti pada tahun 2011 ini cabang lomba categori pendidikan anak usia dini  lebih mendominasi cabang lomba, di banding  pendidikan non formal lainya, maklumlah saat ini pemerintah berkeinginan mengangkat program PAUD  sebagai produk unggulan pendidikan non formal.

stelah dilakukan seleksi secara mendalam dalam lomba, maka tim juri memutuskan 12 orang dari masing-masing cabang lomba untuk mewakili Kota Bontang ke Tingkat Provensi nantinya, mereka-mereka adalah :

NO PESERTA MATERI LOMBA NAMA PEMENANG JENIS KARYA
1 Guru PAUD

Penerapan Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini

Sitti Khadijah
2 Pengelola PAUD

Pengelolaan PAUD Terpadu

Nurdaniati
3 Pengelola PKBM Peningkatan Efektifitas Pengelolaan PKBM dalam Rangka Perluasan Akses Layanan Program PAUD NI

Elok

4 Pengelola TBM Peran TBM dalam menumbuhkan minat baca dan Menulis pada Masyarakat

Kusmiati, S.Pd.

5 Tutor Keaksaraan Penerapan Metode pembelajaran Keaksaraan Usaha Mandiri yang Inovatif

Darmin, A.Ma.

6 Pengelola Kursus Inovasi Program Kursus Berbasis Dunia Usaha dan Dunia Industri

Fatimah

7 Pengelola Program PAUD-NI Inovasi Pengembangan

Rumah/Motor/Mobil/Perahu Pintar dalam Mewujudkan Indonesia Pintar

Purwaningsih

8 Instruktur Seni Tari Pembelajaran Seni Tari Tradisional

Catur Dewi Kusuma

9 PTK PAUD-NI Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Lingkungan untuk Anak Usia Dini

Wuri Hartanti

10 Instruktur Senam Pembelajaran Senam Aerobik
11 Instruktur Tata Rias Pembelajaran Tata Rias Pengantin Daerah

Lutfiana

12 Instruktur Seni Musik Cipta Lagu Anak

Mulyadi

Penyelenggaraan Jambore 1000 PTK PAUD NI 2011

Jambore 2011

Sejalan dengan adanya reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), terjadi perubahan tugas, fungsi dan nomenklatur unit kerja di lingkungan Kemdiknas, termasuk Direktorat PTK-PNF – Ditjen PMPTK menjadi Direktorat P2TK PAUD – Ditjen PAUD NI. Sehubungan dengan adanya perubahan organisasi tersebut, unit kerja yang bertanggungjawab dalam penyelenggaraan jambore adalah Direktorat P2TK PAUD NI dengan nama kegiatan “Jambore 1000 PAUD NI”. Direktorat P2TK PAUD NI pada tahun 2011 berkomitmen untuk tetap menyelenggarakan Jambore 1000 PAUD NI sebagai bentuk penghargaan terhadap PTK PAUD NI berprestasi dan berdedikasi.

Dalam Jambore 1000 PAUD NI Tingkat Nasional tahun 2011, diselenggarakan berbagai kegiatan meliputi: LKN, LKT dan Porseni, Forum Ilmiah PTK PAUD NI, Bimbingan Teknis Penyusunan Program, Diklat PTK PAUD NI, Diklat Pengelola Satuan PNF, Diklat Penilik dan Pamong Belajar, Diklat Asosiasi/Forum PTK PAUD NI dan Rakor LKBH dengan melibatkan 1000 orang lebih.

Kegiatan dimulai dengan seleksi peserta tingkat kabupaten/kota yang akan mewakili jambore tingkat Provinsi, selanjutnya pemenang (Juara I) tingkat provinsi akan mewakili Jambore 1000 PTK PAUD NI Tingkat Nasional.
Guna mendukung pelaksanaan Jambore Tingkat Provinsi tahun 2011 Direktorat P2TK PAUD NI, Ditjen PAUD NI, akan memberikan Bantuan penyelenggaraan Jambore PTK PAUD NI di Provinsi. Bantuan tersebut digunakan untuk pelaksanaan dan training center pada Jambore 1000 PTK PAUD NI Tingkat Provinsi.
Agar pelaksanaan Jambore dapat optimal maka perlu disusun Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Jambore 1000 PTK PAUD NI Tingkat Provinsi Tahun 2011.

Berikut Juknis Penyelenggaraanya :

1. Juknis Bantuan Jambore Propinsi 2011

2. Juknis Jambore PAUD NI Nasional 2011

3. Juknis Penilaian  LKN, LKT, Jambore PAUD NI 2011

15 PAUD & 15 Lembaga Kursus Di Bontang Lakukan Akreditasi

Foto: Nurda

Lembaga Pendidikan Non Formal (PNF) di Bontang tahun ini mendapatkan kesempatan untuk diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non Formal (BAN-PNF). Tahap awal, di tahun ini Kepala Bidang PNF-I Dinas Pendidikan Kota Bontang memberikan Workshop Akreditasi Lembaga PNF kepada 30 lembaga PNF yang ada di Bontang untuk memberikan wawasan mengenai apa & bagaimana proses pengajuan akreditasi sebuah lembaga dengan pembagian 15 lembaga PAUD & 15 lembaga Kursus. (more…)

20 Penilik PNFI Kukar Dapat Motor Dinas

Kabid PNFI H.Bahransyah,SE.M.Si 2 dari kiriTenggarong - Pemerintah Kabupaten KutaiKartanegara terus memperhatikan kesejahteraan pegawainya melalui pemberian fasilitas kendaraan roda dua untuk Tenaga Pendidik dan Kependidikan – Pendidikan Non formal dan Informal (PTK-PNFI )   Para  Penilik PNFI  ,Tenaga Lapangan Dikmas (TLD) ,Pamong Belajar  ,Kepala Unit Pelaksana teknik Daerah –Sanggar Kegiatan Belajar ( UPTD –SKB ) dan tenaga lainnya    di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Seluruh Penilik  yang berjumlah 20 orang ,TLD sebanyak 6 orang Papong Belajar  12 orang dan kepala UPTD-SKB sebanyak 3 orang , Melalui kabag.PNFI H.Bahransyah,SE.M.Si menyampaikan motor dinas yang akan dibagikan tinggal menunggu Sk dan Administrasi lainya dari Kepala Dinas Pendidiakn. “ Insya Allah Agustus bulan ini para tenaga PTK-PNFI akan mendapatkan kendaraan dinas dengan merk Honda”tegas Bahransyah.”Hal ini merupakan perwujudan tuntutan kerja yang semakin tinggi di bidang pendidikan Nonformal yang perlu alat mobilitas yang dapat meningkatkan kinerja” tambah Bahran.

Harapan Kepala Dinas Pendidikan Kukar  melalui Bahransyah,SE.M.Si, dengan diterimanya sepeda motor untuk operasional para tenaga PTK-PNFI , penilik dan tenaga lainnya maka kinerjanya harus ditingkatkan. Terutama para penilik ,TLD dan pamong Belajar di  delapan belas kecamatan tertentu yang lokasi yang ditempuh  sangat jauh dan tidak ada transportasi, dengan dimilikinya kendaraan tersebut tentu sudah bukan kendala lagi.

Tingkatkan Mutu PTK-PNFI 40 Orang Ikuti Pelatihan Tutor

Tenggarong – Guna meningkatkan mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan –Pendidikan Non Formal dan Informal ( PTK-PNFI ) Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Melalui UPTD-SKB Muara Jawa menggelar  Pelatihan Tutor Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) dan Tutor Keaksaraan Fungsional (KF) Berlangsung selama 3 hari ( 8-10/2010 ) di Gedung PKK Kantor Camat Muara Jawa.

Pelatihan diikuti 40 orang peserta dari  perwakilan tiap kecamatan di wilayah kerja UPTD-SKB Muara Jawa meliputi Kecamatan Muara Jawa Samboja-Sangasanga-Marang Kayu dan Kecamatan Muara Badak secara resmi dibuka oleh Camat Muara Jawa yang diwakili Sekcam H.Nasrun Waroma.S.Sos.MM.

Pada acara pembukaan Sekcam Muara Jawa mengatakan  ,bahwa kegiaan pelatihan dilakukan Pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kukar adalah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa utamanya sasaran utama adalah pendidikan paud dan Keaksaraan Fungsional.” Sepuluh tahun terakhir Minat orang tua untuk menyekolahkan putra dan putrinya cukup tinggi ,tidak seperti dulu yang namanya Kelompok bermain tidak ada “ dalam rangka menyikapi kenginan masyarakat itulah maka para tutor harus mampu menghadapi tantangan kedepan.

Skcam menyampaikan pesan bahwa pelatihan yang diselenggarakan menambah hal baru yang nantinya dapat diterapkan di tugamasing-masing dan pelatihan ini berkelanjutan ujarnya.

Sementara itu Kepala UPTD-SKB Muara Jawa. Drs.Ahmad Yani Rahim ,MM.dalam sambutannya menyampaikan,terselenggranya pelaksanaan pelatihan tutor Paud dan Kf yang dilakukan di UPTD-SKB Muara Jawa menggunakan dana Block gren dari pusat tahun anggaran 2010 melalui PKB Propinsi Kalimantan Timur.

Lebih lanjut Ahmad Yani Rahim mengatakan, tujuan dari pelatihan ini adalah para tutor diharapkan mampu untuk merencanakan secara efektif kegiatan Kegiatan Belajar Mengajar , menggunakan berbagai strategi pengajaran dan Metode ,menciptakan lingkungan warga belajaar yang menyenangkan.

Tim Instruktur dalam pelatihan ini terdiri dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara Kabag.PNFI PAUD dan kejuruan H.Bahransyah,SE.MM. dan dari PKB Provinsi Kalimantan Timur Sunarni,S.Pd.MM dan  Purwati ,S.Pd.MM. Materi-materi yang disampaikan pada pelatihan ini meliputi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang berkaitan dengan Pendidikan Non Formal ,Kontektual Dalam pembuatan bahan ajar  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran( RPP),pembuatan alat peraga dan pemanfaatan Lingkungan sebagaisumber belajar, Simulasi Pembelajaran serta Rencana tindaklanjut dari pelatihan ini.

Page 1 of 212»
Tips Menulis

Komunitas Facebookers LSB

Iklan

Link Pendidikan Luar Sekolah

Juga Guru Juga Guru Info Kursus